You are currently viewing Perkembangan Mobile Device Menuju BYOD

Perkembangan Mobile Device Menuju BYOD

Hallo sahabat Techie Eduidea. Pada postingan kali ini saya mau sharing mengenai BYOD (Bring Your Own Device), ada yang tau apa itu BYOD? Coba diterjemahkan pakai google translate deh, arti nya jadi  “Bawa Perangkat Milik Sendiri” terus apa??

Ok tenaaaang…

Disini akan saya jelaskan pengertian dan maksud dari BYOD. Pernah dulu pada saat mengikuti undangan seminar Cisco Unified Technology si pembicara berkali – kali mengatakan BYOD, BYOD, BYOD….hingga kali ke-n menyebutkan lagi BYOD sampe pusing ngedengernya dan gak ngerti materi yang di sampaikan. Namun setelah sang pembicara tersebut memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari – hari, akhirnya saya paham juga maksud dari si BYOD apa..hahaha!

Ok jadi gini,

dewasa ini kebanyakan orang sangat bergantung dengan mobile device yang mereka miliki seperti halnya smartphone, tablet dan notebook. Bahkan jika salah satu device tersebut ketinggalan saat bepergian, dia seperti merasa kehilangan separuh jiwa nya. Kenapa seperti itu? ya karena hampir semua aktivitas yang dikerjakan pasti selalu melibatkan mobile device termasuk untuk bekerja seperti send/receive email, transfer rekening, company remote access dan lain-lain. Nah dikarenakan tren tersebut lah muncul yang namanya BYOD “Bring Your Qwn Device” for all of your activity, bawa perangkat perangkat pribadi untuk semua aktifitas termasuk aktifitas pekerjaan.

Okeh, udah mulai mudeng kah sampe sini? Masih belum?

Ya sama saya juga sampe sana masih belum terlalu mudeng..hehehe, soalnya kan apa masalah nya  kalau orang – orang bawa perangkat mereka sendiri untuk kebutuhan bekerja toh justru itu malah menguntungkan perusahaan karena perusahaan tidak perlu lagi investasi perangkat mobile untuk karyawan nya bekerja.

Eiittss tunggu dulu…

Jika kita telaah lebih dalam lagi, apabila karyawan menggunakan mobile device pribadi nya untuk bekerja, maka perusahaan tidak punya kontrol terhadap perangkat tersebut. Contoh kasus apabila ada karyawan yang menggunakan smartphone nya untuk send/receive email yang mengandung attachment dokumen perusahaan yang sifat nya confidential kemudian smartphone nya tersebut hilang atau dicuri, maka ada kemungkinan dokumen confidential tersebut akan bocor dan disebarluaskan.

Oleh karena itu biasanya perusahaan yang mengakomodir karyawan nya untuk ber-BYOD, perusahaan tersebut mempunyai sistem MDM (Mobile Device Management) untuk me-manage perangkat – perangkat karyawan nya yang ingin digunakan untuk aktivitas bekerja.

Tinggalkan Balasan