You are currently viewing 7 Sunnah di Hari Raya Idul Fitri

7 Sunnah di Hari Raya Idul Fitri

Pada artikel kali ini akan dibahas tentang beberapa Sunnah yang harus dilakukan pada hari raya Idul Fitri. Ibadah sunnah tersebut dimulai dari malam sebelum Idul Fitri sampai dengan di pagi hari menjelang dan sesudah shalat Idul Fitri.

Takbir

Dalam Islam, hari baru pada dasarnya dimulai pada Maghrib. Jadi begitu kita tahu bahwa hari berikutnya akan menjadi Idul Fitri, kita mulai mengucapkan takbir ‘idul fitri. Bagaimana tata cara takbir Idul Fitri? Pada dasarnya, Anda akan mengatakan: Allahu Akbar , Allahu Akbar, La Ilaha Illa Allah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahi Alhamd . (Allah Maha Besar, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah. Allah Maha Besar, dan milik Allah segala puji.)

Setelah Anda menghafal takbir ini, Anda harus mengucapkannya terus menerus. Jadi mulai dari Maghrib sampai keesokan paginya, ketika Imam keluar untuk shalat Idul Fitri, Anda harus mengucapkannya sepanjang waktu, ketika Anda sedang memasak, ketika Anda bekerja, ketika Anda mengemudi … Teruslah mengucapkannya Sebanyak yang kamu bisa.

Sebelum Shalat Idul Fitri

Apa yang terjadi ketika Anda bangun keesokan paginya?

Ketika Anda bangun untuk Subuh, sunnah lain yang bisa Anda amalkan adalah:

1- Makanlah kurma dalam jumlah ganjil

2- Mandi besar (Ghusl)

3- Berdandan untuk ‘salat Idul Fitri dan juga untuk pria bisa mengharumkan diri sendiri. Untuk wanita, Anda harus berpakaian rapi dan baik tetapi sopan.

4- Sunnah utama ketika hari raya ‘Idul Fitri adalah melaksanakan salat Idul Fitri. Nabi Muhammad menganjurkan semua orang untuk pergi, pria, wanita, anak-anak, bahkan wanita yang sedang menstruasi didorong untuk pergi dan mendengarkan doa dan khutbah.

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana ‘salat Idul Fitri dilaksanak. Pertama-tama, tidak ada adzan , tidak ada iqamah dan ketika imam membacakan rukun shalat, Anda hanya mendengarkan dan kemudian mengikuti gerakannya.

Sholat yang sebenarnya adalah sholat dua rakaat yang dikerjakan secara berjamaah namun berbeda dengan sholat Subuh. Pada rakaat pertama ada tujuh takbir dan pada rakaat kedua ada lima takbir, tidak termasuk takbir yang Anda ucapkan sebelum setiap gerakan.

Pada rakaat pertama bukalah dengan takbir dengan tangan ke atas lalu letakkan tangan di dada.

Setelah itu membaca doa pembuka dan kemudian imam memulai dengan takbir dan Anda mengucapkan takbir setelahnya.

Kemudian imam akan memulai shalat dengan pembukaan (Al-Fatihah) dan bab lainnya.

Ketika Anda berdiri untuk rakaat kedua, imam akan membacakan takbir lagi dan Anda menjawab lima kali. Kemudian Anda akan melewati satu surah Al-Fatihah dan satu surah, seperti dalam shalat biasa, sampai selesai dengan salam.

Setelah Shalat Idul Fitri

5- Ketika salat Idul Fitri selesai, pada dasarnya jamaah harus duduk dan mendengarkan khutbah. Sebagai pengingat bagi kita, jangan berbicara selama Khutbah! Dengarkan saja pesan imam dan ambil berkah itu.

6- Ketika khutbah telah disampaikan, mungkin akan banyak orang yang ingin menyapa Anda. sunnah yang harus Anda ucapkan pada hari raya Idul Fitri adalah “ Taqabbala Allah minna wa minkum ” (Semoga Allah menerima amal baik dari kami dan juga dari Anda). Tanggapan termudah untuk ini adalah dengan mengatakan “Amin”.

7- Sunnah terakhir adalah meninggalkan tempat Anda melakukan salat Idul Fitri. Ketika Nabi Muhammad hendak pulang usai salat Idul Fitri, ia justru mengambil jalur yang berbeda. Bagaimanapun dia pergi ke tempat di mana dia berdoa, dia akan mengambil rute yang berbeda untuk pulang. Kita juga harus mempraktekkannya.

Pengingat

Jika Anda belum membayar zakat fitrah, ingatlah untuk melakukannya sebelum salat Idul Fitri.

Sumber: https://aboutislam.net/reading-islam/living-islam/7-sunnahs-you-should-do-on-the-night-and-day-of-eid/

Leave a Reply