Pengertian Matching Impedance | Matching Impedance adalah

Matching Impedance adalah proses penyesuaian nilai impedansi di input dengan impedansi di output agar didapatkan transfer daya maksimum. Dalam sistem pengukuran Radio standar nilai Impendansi biasanya adalah 50Ω. Akan tetapi kebanyakan nilai impedansi ini tidak bisa diatur pada saat pembuataan Antena sehingga dibutuhkan rangkaian lain untuk menstabilkan nilai dari impedansi antena, rangkaian tersebut disebut Rangkaian Balun.

Matching Impedance antena adalah penyesuaian nilai impedansi pada antena agar antena dapat menerima dan mengirim informasi yang sesuai.

Manfaat dari Macthing Impedance ini adalah sebagai berikut:

  1.  Memaksimalkan nilai dari power transfer (Transfer daya Maksimum)
  2.  Meminimalkan sinyal pantulan dari beban
  3.  Dengan daya maksimum dan gangguan dari sinyal pantulan yang kecil kemungkinan data diterima dengan utuh semakin besar.

Rumus-rumus dalam Matching Impedansi:   Koefisien sinyal pantulan dari Input Antena: Γ = 

Power sinyal Pantulan dari Antena: |Γ|2
Power Transmisi pada Antena: |T|= 1- |Γ|2   
Return Loss yang diterima: RL = -20 Log |Γ| 

Untuk nilai Voltage Standing Wave Ratio (VSWR)  adalah sebagai berikut:

Penggunaan Matching Impedance ini pun sangat dibutuhkan dalam high speed digital signalling, Seperti pada kabel yang mengkoneksikan semua komponen di dalam Motherboard atau kabel yang membawa informasi dalam jaringan Komputer.

Dengan menggunakan Matching impedansi maka akan menghindari sinyal pantulan kembali ke input secara terus menerus yang akan mengakibatkan panas pada komponen atau bahkan akan terjadi radiasi. Semakin tinggi frekuensi dari input kebutuhan dari Matching Impedansi ini semakin penting.

Referensi: 
en.Wikipedia.org
www.quora.com/Why-is-impedance-matching-important

Tinggalkan Balasan