You are currently viewing Perbedaan Peluang Berkarir Diploma vs Sarjana, Penting!

Perbedaan Peluang Berkarir Diploma vs Sarjana, Penting!

Perbedaan peluang berkarir Diploma vs Sarjana biasanya banyak menjadi topik perbincangan saat siswa yang baru lulus SMA/sederajat akan memilih jenjang pendidikan pada tingkat perguruan tinggi. Selain itu, banyak fresh graduate yang juga membahas topik tersebut saat mulai memasuki dunia industri.

Nah, harapan dari hasil perbincangan topik tersebut adalah dapat menentukan pilihan yang terbaik untuk kehidupan masa depan. Lalu, apa saja perbedaan peluang berkarir Diploma vs Sarjana itu? Simak ulasan artikel berikut ini, ya!

Perbedaan peluang berkarir Diploma vs Sarjana

Apakah kamu sudah tahu hal-hal yang menjadi perbedaan peluang berkarir antara Diploma dan Sarjana? Nah, berikut ini perbedaan peluang berkarir Diploma vs Sarjana yang perlu kamu ketahui.

1.   Peluang mendapatkan pekerjaan

Hal yang biasanya dilakukan oleh fresh graduate adalah mencari suatu pekerjaan pada berbagai industri sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Oleh karena itu, proses pemilihan jenjang pendidikan dan program studi harus dilakukan dengan baik agar fresh graduate tersebut mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Saat ini, perbedaan peluang mendapatkan pekerjaan antara Diploma dan Sarjana cukup jauh karena mayoritas perusahaan lebih mengutamakan fresh graduate dengan gelar Sarjana. Hal itu karena industri berharap lulusan Sarjana dapat menemukan, menganalisis, serta memiliki problem solving yang baik terhadap masalah pada bidangnya.

Bukan berarti industri sama sekali tidak membutuhkan fresh graduate dari jenjang pendidikan Diploma, ya! Hal itu karena alumni dengan jenjang pendidikan Diploma mendapatkan lebih banyak praktik yang berkaitan dengan berbagai bidang pekerjaan. Oleh karena itu, alumni Diploma juga memiliki sebutan sebagai lulusan siap kerja.

2.   Peluang jenjang karir

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah jenjang karir atau career path, bukan? Perbedaan peluang berkarir Diploma vs Sarjana yang satu ini memang penting untuk kamu ketahui. Biasanya hal ini juga dapat kamu ketahui saat proses wawancara berlangsung. Setiap industri memiliki jenjang karir yang berbeda-beda, ya!

Sebagai contoh, pendidikan terakhirmu adalah D3 dan kamu ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ada beberapa golongan di PNS, mulai dari golongan I hingga IV yang mana setiap golongan tersebut masih memiliki pembagian lagi. Hal tersebut tentu saja akan mempengaruhi besarnya gaji yang kamu dapatkan.

Kamu yang pendidikan terakhirnya D3 akan menempati golongan II terlebih dahulu. Namun, kamu akan langsung menempati golongan III apabila pendidikan terakhirmu Sarjana atau D4. Gaji yang didapatkan oleh golongan III tentu akan lebih banyak daripada golongan II, ya!

3.   Peluang untuk melanjutkan pendidikan

Pendidikan memang memiliki jenjang, mulai dari Paud hingga yang paling tinggi adalah S3 dengan gelar Doktor. Setelah lulus SMA/sederajat, kamu dapat memilih antara D3, D4, atau S1. Jika pendidikan terakhirmu adalah D1, kamu juga dapat memilih untuk menempuh pendidikan D2, D3, atau S1 yang pastinya memiliki ketentuan tertentu.

Tetapi S1 menuju jenjang pendidikan yang paling tinggi tetap harus berurutan. Kamu harus menempuh pendidikan S2 selama kurang lebih dua tahun sebelum lanjut ke S3. Nah, biasanya ada juga perusahaan yang memberikan kamu peluang untuk melanjutkan pendidikan saat kamu sudah bekerja. Tentu saja, pihak perusahaan berharap kompetensimu menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Nah, itulah perbedaan peluang berkarir Diploma vs Sarjana yang penting untuk kamu ketahui. Apakah kamu sependapat atau mempunyai pendapat yang lain?

Tinggalkan Balasan