You are currently viewing Perbedaan Pendidikan Sarjana dan Diploma, Wajib Tahu!

Perbedaan Pendidikan Sarjana dan Diploma, Wajib Tahu!

Ada banyak orang yang belum tahu tentang perbedaan antara Sarjana dan Diploma, terutama mereka yang baru lulus dari SMA/sederajat. Padahal perbedaan keduanya penting untuk diketahui, sehingga kamu dapat menentukan pilihan yang tepat dengan lebih mudah. Lalu, apa saja perbedaan pendidikan Sarjana dan Diploma? Simak ulasan artikel berikut ini, ya!

Perbedaan pendidikan sarjana dan diploma

Pada umumnya, sebuah universitas akan menyediakan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma atau Vokasi, Sarjana, Magister, dan Doktor. Namun, kamu harus memilih salah satu jenjang pendidikan antara Sarjana dan Diploma apabila kamu adalah lulusan SMA/sederajat yang ingin berkuliah. Nah, inilah perbedaan pendidikan Sarjana dan Diploma yang wajib kamu ketahui.

1.   Kurikulum perkuliahan

Perbedaan pendidikan Sarjana dan Diploma yang pertama adalah kurikulum perkuliahan. Nah, perbedan yang satu ini akan menentukan lamanya waktu kuliah mahasiswa.

a)   Sarjana

Biasanya setiap mahasiswa harus mengambil beberapa Satuan Kredit Semester (SKS) sesuai dengan jenjangnya masing-masing. Bagi kamu yang mengambil jenjang Sarjana, maka jumlah SKS yang kamu ambil harus mencapai 144-160 SKS.

Nah, nanti kamu akan mencicil setiap semester dengan pembagian SKS yang berbeda-beda. Biasanya pada semester pertama kamu akan mendapatkan 20 SKS yang mana setiap mata kuliah memiliki jumlah SKS yang berbeda-beda. Lalu, nilai akhir semester itulah yang menentukan jumlah SKS untuk semester selanjutnya.

b)   Diploma

Jika mahasiswa S1 harus menyelesaikan 144-160 SKS selama 4 tahun, maka mahasiswa Diploma akan menyelesaikan jumlah SKS yang lebih sedikit. Bagi mahasiswa D1 harus menyelesaikan 32 SKS dalam waktu 1 tahun, D2 sebanyak 64 SKS dalam waktu 2 tahun, D3 menyelesaikan 112 SKS dalam waktu 3 tahun. Nah, kalau mahasiswa D4 wajib menyelesaikan setidaknya 144 SKS selama 4 tahun.

2.   Lamanya waktu kuliah

Perbedaan pendidikan Sarjana dan Diploma yang selanjutnya adalah lamanya waktu kuliah. Setiap jenjang pendidikan dapat ditempuh dengan waktu yang berbeda-beda karena adanya beberapa faktor. Berikut ini penjelasan tentang waktu kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa Sarjana dan Diploma.

a)   Sarjana

Biasanya sarjana dapat menempuh paling cepat selama 3,5 tahun yang mana umumnya adalah 4 tahun. Jika ada mata kuliah yang tidak lulus, maka mahasiswa harus mengulangnya pada semester selanjutnya. Nah, hal itulah yang sering terjadi, sehingga mahasiswa tersebut harus menambah waktu belajarnya lebih lama lagi. Selain tidak lulus mata kuliah, biasanya ada juga mahasiswa yang lulusnya lebih dari 4 tahun karena cuti selama satu atau beberapa semester dengan alasan yang beragam.

b)   Diploma

Diploma atau Vokasi memiliki beberapa jenjang mulai dari D1 sampai D4, sehingga lamanya waktu kuliah juga berbeda-beda. Jika kamu menempuh pendidikan Diploma Satu (D1), maka waktu yang kamu perlukan untuk menyelesaikan kuliahmu adalah 1 tahun atau setara dengan 2 semester. Lalu, Diploma Dua (D2) dapat ditempuh selama 2 tahun atau 4 semester dan 3 tahun atau 6 semester untuk jenjang Diploma Tiga (D3).

Selanjutnya, kamu harus menghabiskan waktu selama 4 tahun atau 8 semester untuk menempuh pendidikan pada jenjang Diploma Empat (D4). Semua itu juga bergantung pada dirimu, ya! Kalau kamu tidak lulus pada suatu mata kuliah, maka waktu lulusnya juga bisa mundur pada semester berikutnya.

3.   Gelar yang diperoleh

Setiap jenjang pendidikan tentulah akan terdiri dari beberapa program studi. Oleh karena itu, gelar yang mahasiswa dapatkan juga akan berbeda-beda. Nah, inilah gelar yang akan kamu dapatkan selama menempuh pendidikan pada jenjang perkuliahan.

a)   Sarjana

Kamu mungkin sudah familiar dengan gelar lulusan sarjana, bukan? Nah, setiap orang yang lulus jenjang pendidikan Sarjana ini akan memiliki gelar yang diawali dengan huruf S dan diikuti nama program studi yang disingkat.

Misalnya, kamu adalah lulusan Sarjana dengan program studi Desain Komunikasi Visual, maka gelar yang kamu peroleh adalah S. Ds atau Sarjana Desain. Apabila program studimu adalah Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika atau MBTI, maka gelarmu adalah S. M atau Sarjana Manajemen.

b)   Diploma

Terkadang masih ada orang yang belum tahu tentang gelar diploma, baik itu D1, D2, D3, maupun D4. Kalau kamu mengambil pendidikan Diploma Satu (D1), maka gelar yang akan kamu peroleh adalah A. P atau Ahli Pratama. Kemudian, mahasiswa D2 mendapatkan gelar A. Ma atau Ahli Muda.

Sedangkan untuk kamu yang menempuh pendidikan Diploma Tiga (D3), kamu akan memiliki gelar A. Md atau Ahli Madya. Nah, jenjang Diploma yang terakhir adalah Diploma Empat (D4) ini akan memiliki gelar yang setara dengan Sarjana sehingga namamu akan mendapat tambahan S. Tr atau Sarjana Terapan.

Setelah membaca perbedaan pendidikan Sarjana dan Diploma, manakah yang akan kamu pilih? Apapun pilihanmu, pastikan kamu menjalaninya  dengan sungguh-sungguh, ya! Dengan begitu, kamu dapat mengukir banyak prestasi, memiliki skill, memiliki portofolio yang baik, sehingga dapat memiliki pekerjaan yang sesuai dengan harapan.

Tinggalkan Balasan