Pengertian Bit Rate dan Contoh Soal Bit Rate

Bit Rate adalah kecepatan dari suatu data dalam satuan bit per second. Kecepatan data ini biasa kita temui saat melakukan download, upload atau memindahkan data ke flasdisk. Satuan ukuran pada bit rate yang umum kita temui adalah kbps alias kilo bit per second atau Mbps yang adalah Mega bit per second.

Bitrate juga dijadikan untuk mengetahui error suatu data dalam bit error rate. Bit error rate adalah banyaknya bit yang error dalam satuan waktu tertentu. Bit Error rate atau BER didapatkan dengan membagi jumlah bit yang error dengan total bit yang dikirmkan dalam waktu tertentu.

Selain kata Bit mungkin kita juga sudah sering mendengar kata Byte, seperti saat kita mendownload suatu file di internet atau file di local disk laptop/PC kita.
Lalu apa perbedaan Bit  dan Byte ?

Byte  adalah satuan yang biasanya digunakan untuk mengetahui suatu kapasitas penyimpanan data. Sebenarnya Byte dan Bit saling berhubungan karena 1 Byte sama dengan 8 bit. Akan tetapi dalam penggunaanya Bit rate lebih sering digunakan untuk mengetahui kecepatan data dibandingkan dengan Byte rate. Sedangkan Byte lebih sering digunakan dalam satuan kapasitas suatu data seperti Kilo Byte (KB), Mega Byte (MB), atau Giga Byte (GB).

Selain itu dalam penulisannya bit selalu menggunakan huruf kecil (b) sedangkan Byte selalu menggunakan huruf besar (B). Jadi, bila kita temui tulisan 1 kbps artinya 1 kilo bit per second, sedangkan 1 kBps adalah 1 kilo Byte per second.

Di bawah ini terdapat contoh soal bit rate pada serat optik yang penulis dapatkan saat masa kuliah di Jurusan Teknik Telekomunikasi, 

Contoh Soal Bit rate:
Suatu Serat Optik step index memiliki panjang 4 Km tanpa spesifikasi. Saat dilakukan pengecekkan dengan menjatuhkan seberkas cahaya yang tegak lurus dengan permukaan masukkan, didapatkan bahwa intensitas dipantulkan sebanyak 4,37%. Saat Cahaya keluar dari serat optic tersebut berkas cahaya menyebar membentuk kerucut dengan sudut puncak sebesar 37,680. Dengan memperhitungkan dispersi antar mode, Hitung laju data (Mbps) maksimum sinyal NRZ (Non return to Zero).

Cara Penyelesaian soal:

Untuk mendapatkan nilai n1 (index bias inti) dan n2 (index bias selubung) kalian bisa mengikuti langkah di artikel berikut: Perhitungan Index Bias Inti dan Index Bias Selubung

 Jadi, dari perhitungan di atas didapatkan hasil Maksimum Bit rate atau Laju maksimum dari sinyal NRZ tersebut adalah 1,5 Mbps.

Demikianlah cara mengitung Maksimum Bit rate atau Laju maksimum,, Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang mempelajari Sistem Transmisi Telekomunikasi. 

Tinggalkan Balasan