You are currently viewing 10 Tips Aman Berselancar Di Internet

10 Tips Aman Berselancar Di Internet

Hidup dalam masyarakat digital yang saling terhubung satu sama lain adalah pedang bermata dua. Banyak hal menjadi lebih mudah karenanya, dan kita menjadi sangat bergantung padanya. Kita dapat mengirim pesan teks, menelepon, membuat janji temu, menggunakan fasilitas bank, berbagi file, membayar tagihan, menjelajahi web dan lain-lain. Di sisi lain, hal tersebut banyak memiliki ancaman keamanan siber.

Berikut ini beberapa langkah yang sangat praktis akan membantu meminimalkan resiko keamanan digital anda:

1. Pastikan situs yang anda kunjungi memiliki sertifikat SSL yang valid

Cara paling mudah adalah dengan mengecek apakah URL situs tersebut dimulai dengan “http://” atau “https://”? Jika Anda melihat s di akhir, itu berarti koneksi Anda dienkripsi dan aman, sehingga data apa pun yang Anda masukkan dikirim dengan aman ke situs web. Tidak semua situs memiliki sertifikasi SSL. Meskipun mereka mungkin baik-baik saja untuk menjelajah, hindari berbagi informasi keuangan atau pribadi apa pun di situs web tanpa lapisan keamanan tambahan ini.

2. Kata Sandi

• Buat kata sandi unik : Buat kata sandi Anda menjadi kalimat: Kata sandi yang kuat adalah kalimat yang panjangnya minimal 12 karakter. Fokus pada kalimat atau frasa positif yang ingin Anda pikirkan dan mudah diingat. Di banyak situs, Anda bahkan dapat menggunakan spasi. Baca Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat (dan Mengingatnya) https://www.howtogeek.com/195430/how-to-create-a-strong-password-and-remember-it/,

• Jangan menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun . Mengapa Anda Harus Menggunakan Pengelola Kata Sandi dan Cara Memulai.

• Gunakan fitur biometrik , seperti autentikator sidik jari. Hal ini membuat akses yang tidak sah hampir tidak mungkin.

3. Ubah kata sandi default Wi-Fi rumah Anda .

Hal ini bertujuan untuk mempersulit peretas atau bahkan tetangga yang mengintip. Sebagian besar produsen router wi-fi mengonfigurasi router baru mereka dengan nama pengguna dan kata sandi default yang sama. Nama pengguna dan kata sandi default untuk model peralatan jaringan nirkabel yang populer dikenal oleh peretas dan sering diposting di internet. Mengapa Anda Harus Mengubah Kata Sandi Default pada Router Wi-Fi.

4. Jangan asal konek ke Wi-Fi di area umum

Banyak titik Wi-Fi gratis tidak dienkripsi. Jaringan terbuka ini memungkinkan orang jahat untuk menguping lalu lintas jaringan dan dengan mudah mendapatkan kata sandi, nama pengguna, dan informasi sensitif lainnya. Untuk melindungi dari peretasan Wi-Fi, gunakan aplikasi yang mengamankan koneksi Anda atau setidaknya memberi tahu Anda status Wi-Fi tempat Anda terhubung. WPA (Wi-Fi Protected Access) lebih aman dibandingkan dengan WEP (Wired Equivalent Privacy). Pertimbangkan untuk berinvestasi di Virtual Private Network (VPN) . VPN adalah bagian dari perangkat lunak yang menciptakan koneksi aman melalui internet, sehingga Anda dapat terhubung dengan aman dari mana saja.

5. Hati – hati ketika akan klik suatu tautan URL

Jangan mengundang bahaya dengan mengklik sembarangan. Banyak dari ancaman online saat ini didasarkan pada phishing atau rekayasa sosial. Ini adalah saat Anda ditipu untuk mengungkapkan informasi pribadi atau sensitif untuk tujuan penipuan. Email spam, penawaran “gratis” palsu, umpan klik, kuis online, SMS dari orang yang tidak Anda kenal, dan lebih banyak lagi, semuanya menggunakan taktik ini untuk membujuk Anda mengeklik tautan berbahaya atau menyerahkan informasi pribadi Anda. Jika kedengarannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin memang begitu. Hindari tautan yang meminta informasi pribadi dan Jangan Klik Iklan Situs Web! 10 Cara Menghindari Penipuan Phishing

6. Jadilah Pembeli yang Aman

• Ingatlah untuk mengikuti Langkah 1 dan hanya gunakan situs yang alamatnya dimulai dengan “https”.

• Jangan Simpan Informasi Keuangan di Situs Belanja: Bahkan situs dengan sertifikasi SSL dapat diretas. Banyak situs belanja memungkinkan Anda menyimpan informasi kartu kredit di akun online Anda. Pengaturan ini memudahkan untuk melakukan pembelian di masa mendatang dan juga memudahkan peretas untuk mengakses informasi Anda. Luangkan waktu ekstra untuk memasukkan informasi Anda setiap kali Anda melakukan pembelian.

7. Kenali “teman:” di dunia sosmed

Jika Anda tidak mengenal orang yang mengirimi Anda SMS, email, atau permintaan pertemanan, jangan tanggapi. Gunakan filter spam Anda.

8. Gunakan aplikasi dari publisher resmi

Hanya unduh aplikasi dari toko aplikasi resmi seperti google play atau play store dan pastikan membaca ulasan pengguna lain terlebih dahulu.

9. Tetap terkini dan waspada

Selalu perbarui semua perangkat lunak Anda sehingga Anda memiliki patch keamanan terbaru. Ancaman online terus berkembang, jadi pastikan Anda tahu apa yang harus diwaspadai. Pastikan perangkat lunak keamanan Anda diaktifkan di ponsel Anda, sama seperti komputer dan perangkat lainnya.

10. Hati-hati dengan Apa yang Anda Posting

Tidak ada “pengembalian” dengan apa yang Anda posting, atau bahkan apa yang diposting tentang Anda. Jangan menaruh apa pun yang Anda tidak ingin majikan, orang tua, pasangan, atau sahabat Anda saat ini atau calon majikan Anda melihatnya.

Sumber: http://www.cavendishconnects.com/blog/2019/5/29/internet-safety-never-trust-and-always-verify

Leave a Reply