You are currently viewing Pengertian HMI (Human Machine Interface)

Pengertian HMI (Human Machine Interface)

H261 adalah sebuah standar untuk kompresi  Video digital. Pada tahun 1998, The Internasional Telegraph and Telephone Consultative Committee (CCITT) berinisiatif untuk membuat standar H.261. Satndar H.261 dibuat untuk Videophone, video conferencing,  dan audio visual lainnya yang melalui jalur telpon ISDN. Dengan standar ini, memungkinan untuk melakukan Video Conference atau siaran langsung karena delay yang di perbolehkan adalah kurang dari 150 ms, sehingga tidak terjadi delay yang menggangu penayangan gambar.

Pada H.261 terdapat standar untuk urutan (sequence) dari setiap frame yang akan dikirimkan. Terdapat dua jenis frame yaitu ultra frame (I-frame) dan Interframe (P-frame).

I-frame, setiap frame nya akan dipelakukan seperti gambar yang independen. Pada dasarnya transformasi coding yang dilakukan sama untuk setiap frame.

P-frame, setiap frame tidak lah Independen. Setiap frame di code-kan berdasarkan predictive coding menggunakan motion vector. Perlu diingat bahwa frame prediction pada P-frame yang sebelumnya muncul sangatlah dimungkinkan. Di bawah ini adalah Ilustrasi dari urutan frame pada santadar H.261.

Gambar: Frame Sequence (slideplayer.com)

Jarak antara sepasang I-frame ditentukan oleh Encoder-nya. Biasanya, pada sebuah video digital terdapat sepasang I-frame setiap detiknya. Motion Vektor pada standar H.261 selalu diukur berdasarkan satuan pixel dengan range yang terbatas yaitu ± 15 pixels, maka dari itu p=15.

Gambar: I-frame Coding

Dari Gambar di atas untuk I-frame coding, setiap macroblock memiliki 16×16 pixel untuk frame Y sebagai gambar original. Frame Cb dan Cr memiliki 8×8 pixel, karena menggunakan chroma subsampling 4:2:0. Oleh karena itu, sebuah macroblock mengandung Y sebanyak 4 blok, satu blok Cr, dan satu blok Cb.

Sedangkan pada P-Frame, peng-coding-an tergantung pada motion compensation. Seperti dibahas sebelumnya, bahwa coding P-frame menggunakan prediction. Setelah melakukan prediction, macroblock lainnya harus melakukan pengecekkan untuk prediction error. Sama halnya seperti I-frame, pada P-frame setiap macroblock mengandung 4 blok Y, satu blok Cr, dan satu blok Cb.

Tinggalkan Balasan