You are currently viewing Load Balancer Pada EC2 AWS

Load Balancer Pada EC2 AWS

Load balancer adalah suatu sistem yang secara cerdas mendistribusikan traffic dari klien ke beberapa server tanpa mengharuskan klien tahu ada berapa server yang sedang digunakan, atau bagaimana server dikonfigurasi. Sebagai contoh klien akan mengakses suatu website (contohnya https://eduidea.id), sebuah load balancer akan menjaga konektivitas dan memutuskan server mana yang mampu melayani klien dengan optimal. Load balancer mampu mendeteksi server mana yang sedang tidak sibuk, koneksi paling sedikit, waktu respons terbaik, dan lain-lain.

Secara umum, terdapat beragam algoritma load balancer yang bisa, antara lain:

  1. Least Connection: Traffic langsung ke server dengan koneksi aktif sedikit mungkin. Paling berguna ketika terdapat koneksi dalam jumlah besar di traffic yang terdistribusi secara tidak seimbang di antara server-server.
  2. Least Response Time: Traffic langsung ke server dengan koneksi aktif paling sedikit dan waktu respons dengan rata-rata terendah.
  3. Round Robin: Merotasi server dengan mengarahkan traffic ke server yang pertama tersedia, lalu memindahkan server tersebut ke bawah dari antrean. Paling berguna saat server-server dengan spesifikasi serupa dan tidak banyak terdapat koneksi yang persisten.
  4. IP Hash: Alamat IP dari klien menentukan server mana yang akan menerima permintaan.

AWS memiliki layanan load balancer yang disebut dengan Elastic Load Balancing (ELB), layanan tersebut akan secara otomatis mendistribusikan trafik dari klien ke semua server aplikasi (EC2 instances). ELB juga dapat dikombinasikan dengan layanan auto scalling, dimana trafik yang masuk dari klien akan didistribusikan oleh ELB ke dalam grup auto scalling. Sebagai contoh jika traffik permintaan dari klien sedang rendah (low demand) auto scalling group hanya akan menyediakan dua EC2 instance, dan trafik dari klien akan dilakukan workload balancing oleh ELB terhadap dua instance tersebut.

Kombinasi ELB & Auto Scalling Group Pada Saat Low Demand

Kemudian jika trafik mengalami peningkatan disaat jam sibuk, auto scalling akan secara otomatis menambah jumlah EC2 instances dan hal yg sama dilakukan oleh load balancer (ELB) yakni melakukan workload balancing terhadap semua instance.

Kombinasi ELB & Auto Scalling Group Pada Saat High Demand

Sumber:

https://indonesiancloud.com/pengertian-dan-fungsi-dari-load-balancer/

https://www.aws.training

Tinggalkan Balasan